"This journey started with love—a birthday gift from my mum and a pen from my younger sibling. As I work towards building a consistent habit of reading and writing the Quran, I pray that Allah accepts every effort and grants continuous rewards to my mum and my younger sibling for being part of this journey. آمين."
Page 1
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang (1). Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam (2). Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang (3). Pemilik hari pembalasan (4). Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan (5). Tunjukkan kami jalan yang lurus (6). (Iaitu) jalan orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (7).
Page 2
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang.
Alif Lam Mim (1). Kitab (al-Quran) ini tidah ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa (2). (Iaitu) Mereka yang beriman kepada perkara-perkara yang ghaib, melaksanakan solat, dan membelanjakan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka (3). Dan mereka yang beriman kepada (al-Quran) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau dan mereka yakin akan adanya hari akhirat (4). Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang yang beruntung (5).
Page 3
Sesungguhnya orang kafir sama sahaja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman (6). Allah telah mengunci mata hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka seksa yang amat berat (7). Di antara manuasia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan hari akhirat," padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang yang beriman (8). Mereka hendak menipu Allah dan orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri mereka sendiri sedang mereka tidak sedar (9). Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah oleh Allah penyakitnya dan bagi mereka seksa yang pedih disebabkan mereka berdusta (10). Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerosakan di muka bumi." Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang yang membuat kebaikan." (11). Ingatlah, sesungguhnya mereka itu orang yang membuat kerosakan tetapi mereka tidak sedar (12). Apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang lain telah beriman." Mereka menjawab: "Akan berimankah kami sebagaimana orang yang bodoh itu telah beriman?" Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang yang bodoh tetapi mereka tidak tahu (13). Dan apabila mereka berjumpa dengan orang yang beriman, mereka mengatakan, "Kami telah beriman." Dan apabila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanyalah berolok-olok" (14). Allah akan membalas olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terumbang-ambing dalam kesesatan mereka (15). Mereka itu adalah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidak beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk (16).
Page 4
Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya, Allah menghilangkan cahaya (yang menyinari) mereka dan membiarkan mereka dalam kegelapan, mereka tidak dapat melihat (17). Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar) (18). Atau seperti (orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap-gelita, guruh dan kilat, mereka menyumbat telinga mereka dengan anak jari mereka kerana (mendengar bunyi) petir, sebab mereka takut mati. Dan Allah meliputi orang yang kafir (19). Hampir - hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jika Allah menghendaki, nescaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu (20). Wahai manusia, sembahlah Tuhanmu yang menciptakanmu dan orang yang sebelummu agar kamu bertakwa (21). Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu, kerana itu, janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui (22). Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang al-Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surah (sahaja) yang seumpama al-Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang yang benar (23). Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu yang disediakan untuk orang kafir (24).
Page 5
Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, maka bagi mereka disediakan syurga-syurga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dalam syurga-syurga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya (25). Sesungguhnya Allah tiada segan atau malu membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah daripada itu. Adapun orang yang beriman, maka mereka yakin bahawa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka tetapi bagi mereka yang kafir mengatakan: "Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?" Dengan perumpamaan itu, ramai orang yang disesatkan Allah dan dengan perumpamaan itu (pula) ramai orang yang diberiNya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang yang fasik (26). (Iaitu) orang yang melanggar perjanjian (dengan) Allah sesudah perjanjian itu teguh dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerosakan di muka bumi. Mereka itulah orang yang rugi (27). Bagaimana kamu kafir kepada Allah? Padahal kamu sebelum ini mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkanNya kembali, kemudia kepadaNyalah kamu dikembalikan (28). Dialah (Allah) yang menjadikan segala yang ada dibumi untuk kamu, kemudian ia menuju dengan kehendakNya ke arah (bahan-bahan) langit, lalu dijadikannya tujuh langit dengan sempurna; dan Dia Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu (29).
Please be mindful and respectful when sharing your thoughts. Comments cannot be edited or deleted after posting, so take a moment to review before submitting. If you need a correction or removal request, contact support@nurlinasyahiirah.my.
Sign in to join the conversation
Loading comments...